Jakarta, CNN Indonesia - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi dinamika atmosfer tertentu yang dapat menyebabkan hujan lebat di banyak wilayah Indonesia selama libur akhir pekan panjang di akhir Mei. Hasil analisis terbaru dari indikator iklim global menunjukkan sinyal El Niño di Samudra Pasifik, yang dikonfirmasi melalui nilai indeks Niño 3.4 sebesar +0,68 dan nilai SOI sebesar -12,5.
Meski begitu, BMKG menyebut bahwa dinamika atmosfer regional tetap dapat memicu pembentukan awan hujan, terutama di bagian utara Indonesia. Diketahui bahwa Bibit Siklon 99W berada di Samudra Pasifik utara Papua Nugini, membentuk area konvergensi dan konfluensi dari Papua Barat hingga Teluk Cendrawasih. Selain itu, sirkulasi siklonik juga diprediksi akan terbentuk di perairan barat Sumatra Barat, Samudra Hindia barat daya Banten, dan Laut Sulu, yang turut membentuk daerah konvergensi di perairan barat Bengkulu dan Sumatra Utara.
Saat ini, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) sedang bergerak memasuki fase 6, yaitu Western Pacific, dan diperkirakan masih aktif di Kalimantan Utara, Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, serta wilayah utara Papua Barat dan Papua Barat Daya. Gelombang Kelvin yang berarah ke timur juga diprediksi aktif di wilayah Aceh, Kalimantan Barat bagian utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.
BMKG menambahkan, "Aktivitas MJO dan gelombang-gelombang atmosfer tersebut dapat membantu meningkatkan suplai uap air serta mendukung pembentukan awan hujan di wilayah yang dilewati." Berikut daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat dari tanggal 26-28 Mei:
- Kalimantan Utara
- Maluku Utara
- Pegunungan Papua
Daftar Wilayah dengan Angin Kencang
- Aceh
- Jawa Timur
- Kalimantan Timur
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Maluku
- Maluku Utara
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Selatan
Sedangkan untuk periode 29 Mei hingga 1 Juni, hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan akan terjadi di Pegunungan Papua. Angin kencang juga diprediksi melanda wilayah-wilayah berikut: Aceh, Sumatra Utara, Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.