Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Viral, Pemkab Jamin Kondisi Aman

Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Viral, Pemkab Jamin Kondisi Aman

Sebuah video yang menunjukkan pembubaran ibadah umat Kristiani di Glugo, Panggungharjo, Sewon, Kabupaten Bantul oleh warga telah tersebar di media sosial. Dalam video tersebut, tampak kerumunan warga di sebuah bangunan yang disebut sebagai lokasi ibadah.

Selain kerumunan warga, terlihat pula kehadiran anggota polisi saat pembubaran terjadi. Video ini mengklaim bahwa kejadian tersebut menimpa jemaat gereja GMS, yaitu Gereja Misi Sejahtera.

Yulius Suharta, Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bantul, mengonfirmasi adanya insiden ini, mengungkapkan bahwa kejadian berlangsung pada Minggu, 24 Mei.

Menurut Yulius, jemaat GMS biasanya mengadakan ibadah di ruangan sewaan di hotel daerah Panggungharjo. Namun, pada Minggu lalu, mereka merayakan syukur di bangunan sewaan di Glugo yang terletak di dekat ringroad.

Sebuah organisasi masyarakat menolak aktivitas ibadah tersebut, mempertanyakan legalitas izin penggunaan bangunan sebagai gereja. Yulius menyebut isu ini terkait apakah izin penggunaan bangunan tersebut sudah ada atau belum.

Upaya antisipasi telah dilakukan bersama pengurus kelurahan dan kecamatan setempat dengan mengadakan pertemuan bersama pihak gereja pada Sabtu sebelumnya.

Gereja Misi Sejahtera sudah memiliki Surat Keterangan Tanda Lapor (SKTL) dari Kanwil Kemenag untuk bangunan yang digunakan. Meskipun begitu, Yulius menyatakan bahwa pihaknya masih memverifikasi apakah SKTL itu sudah cukup sebagai legalitas.

Adapun kegiatan sosial sudah dilakukan di tempat tersebut pada Kamis, disusul perayaan ungkapan syukur dari jemaat atas tempat ibadah baru pada Minggu berikutnya.

Pemkab Bantul bersama Forkopimda mengadakan rapat koordinasi untuk membahas langkah selanjutnya terkait kejadian ini. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengedepankan pentingnya menjaga kondusivitas kawasan Bantul.

Lokasi ibadah di Glugo juga masih dalam pengawasan pihak kepolisian, dengan terlihat beberapa anggota sedang memeriksa bangunan. Ada dua bangunan besar, satu di depan dan satu di belakang.